Lost In Bali - Day 1
Lost In Bali Day 1: Perjalanan dari Jakarta ke Bali, menginap di The One Legian dan memulai pencarian tempat tinggal bulanan sambil menikmati suasana Legian.
BALI
6/20/20263 min read


Lost In Bali – Day 1: Dari Jakarta Menuju Bali, Memulai Petualangan Baru
Oleh Tim Explorasi Negeri
Ada kalanya sebuah perjalanan bukan sekadar tentang liburan, melainkan tentang mencari kemungkinan baru untuk menjalani hidup. Itulah yang menjadi alasan kami memulai perjalanan bertajuk “Lost In Bali”, sebuah eksplorasi selama beberapa hari di Pulau Dewata untuk mencari tempat tinggal yang nyaman dan bisa disewa secara bulanan.
Perjalanan ini dimulai dari Jakarta menuju Bali dengan semangat yang bercampur antara rasa penasaran, antusias, dan sedikit lelah setelah berbagai persiapan sebelum keberangkatan.
Terbang dari Jakarta ke Bali
Pagi itu kami berangkat dari Jakarta menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. Cuaca cukup bersahabat dan perjalanan udara berlangsung lancar. Selama penerbangan, pikiran kami dipenuhi berbagai pertanyaan tentang kehidupan di Bali. Daerah mana yang paling nyaman untuk ditinggali? Berapa kisaran biaya sewa bulanan? Dan apakah Bali benar-benar cocok untuk menjadi tempat tinggal dalam jangka waktu yang lebih lama?
Setibanya di Bali, suasana khas pulau ini langsung terasa. Udara yang lebih hangat, aroma laut yang sesekali terbawa angin, serta ritme kehidupan yang terasa lebih santai dibanding Jakarta menjadi sambutan pertama yang menyenangkan.
Menginap di The One Legian Selama 4 Hari 3 Malam
Sebagai basecamp selama melakukan pencarian tempat tinggal, kami memilih The ONE Legian untuk menginap selama 4 hari 3 malam.
Lokasinya yang strategis di kawasan Legian menjadi salah satu alasan utama kami memilih hotel ini. Selain dekat dengan berbagai fasilitas umum, area Legian juga cukup mudah dijangkau dari berbagai wilayah yang nantinya akan kami survei untuk mencari hunian bulanan.
Setelah proses check-in selesai, kami langsung menuju kamar untuk beristirahat. Perjalanan sejak pagi cukup menguras tenaga, sehingga kami memutuskan untuk tidak langsung melakukan survei lokasi pada hari pertama.
Hari Pertama: Menikmati Waktu untuk Beristirahat
Alih-alih memaksakan diri berkeliling Bali setelah perjalanan panjang, kami memilih menikmati fasilitas hotel dan mengembalikan energi yang terkuras selama perjalanan.
Terkadang, keputusan terbaik saat tiba di destinasi baru adalah memberi tubuh waktu untuk beradaptasi. Dari jendela kamar hotel, kami mulai menyusun rencana untuk beberapa hari ke depan. Daftar lokasi yang akan dikunjungi mulai disusun, mulai dari area Seminyak, Canggu, hingga beberapa kawasan yang menawarkan pilihan hunian bulanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Hari pertama ini menjadi momen untuk memperlambat langkah dan menikmati suasana Bali tanpa agenda yang terlalu padat.
Jalan Santai Menyusuri Legian Saat Senja
Menjelang malam, kami memutuskan keluar hotel untuk berjalan santai di sekitar kawasan Legian. Jalanan mulai ramai oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang menikmati suasana malam Bali.
Deretan toko, kafe, restoran, dan tempat hiburan membuat kawasan ini terasa hidup. Kami berjalan tanpa tujuan khusus, menikmati suasana sekitar sambil sesekali berhenti melihat-lihat tempat makan yang menarik.
Bagi kami, cara terbaik mengenal sebuah daerah adalah dengan berjalan kaki. Dari sana, kita bisa melihat bagaimana aktivitas masyarakat berlangsung, merasakan atmosfer lingkungan, dan membayangkan seperti apa rasanya tinggal di kawasan tersebut dalam jangka waktu yang lebih lama.
Makan Malam Bersama Istri
Momen sederhana yang selalu menjadi bagian favorit dalam setiap perjalanan adalah makan malam bersama pasangan. Setelah berkeliling beberapa saat, kami menemukan tempat makan yang nyaman untuk mengisi perut setelah seharian beraktivitas.
Sambil menikmati hidangan makan malam, kami berdiskusi tentang rencana eksplorasi keesokan harinya. Banyak kawasan yang ingin kami kunjungi untuk mencari rumah, vila, atau apartemen yang bisa disewa bulanan dan sesuai dengan kebutuhan.
Percakapan ringan, suasana malam Legian, dan semilir angin Bali menjadi penutup yang sempurna untuk hari pertama perjalanan ini.
Penutup Hari Pertama
Hari pertama dalam perjalanan Lost In Bali memang belum diisi dengan banyak aktivitas eksplorasi. Namun, justru dari hari yang sederhana ini kami bisa menikmati proses transisi dari hiruk-pikuk Jakarta menuju ritme kehidupan Bali yang lebih santai.
Empat hari ke depan akan menjadi perjalanan yang menarik untuk mencari tempat tinggal ideal di Bali. Berbagai kawasan akan kami kunjungi, berbagai pilihan hunian akan kami lihat, dan tentunya akan ada banyak cerita yang siap dibagikan.
Sampai jumpa di Lost In Bali – Day 2, saat petualangan mencari tempat tinggal di Pulau Dewata benar-benar dimulai.
